Sehatq Platform Pengelola Kesehatan, Pertolongan Pertama Menghadapi Covid-19


Awal Agustus ini saya baru saya menyelesaikan isoman, ya pertengahan Juli kemarin hasil swab tes menyatakan saya positif Covid-19. Jangan tanya betapa resah hati saya pada waktu itu, prosentase kenaikan penderita Covid yang makin tinggi di Indonesia dan diberlakukannya PPKM Darurat di Jawa Bali. Belum lagi berita seputar virus Covid-19 yang makin beragam, mulai dari kemunculan varian-varian baru, fasilitas kesehatan penuh, kelangkaan obat hingga susahnya mencari refill oksigen di masyarakat. Beruntung saya menemukan Sehatq sebuah platform pengelola kesehatan, ada berbagai review/artikel yang sangat membantu saya sebagai pertolongan pertama dalam menghadapi Covid-19 waktu itu.

Aplikasi Sehatq

Sebuah rujukan  memang harus berisi tentang informasi yang benar dan tepat.  Misalnya sebuah review  tanggap Covid-19 tentang Konsultasi Online atau Telemedisin di Sehatq sangat membantu dalam memutuskan langkah pertama yang harus dilakukan agar tidak panik begitu mendapati hasil swab tes positif. Sehatq memfasilitasi konsultasi dokter secara online. Jelas ini sangat membantu apalagi selama isoman kita memang dianjurkan untuk tidak keluar rumah. Pembelian obat dan produk kesehatan juga bisa dilakukan di platform/aplikasi ini. Semuanya memang dilakukan secara online sehingga kita benar-benar merasa aman dan tidak perlu melakukan kontak dengan orang lain.

Setiap orang bisa saja tidak mengalami atau merasakan gejala yang sama karena itu peran telemedisin sangat penting. Ada yang tidak merasakan demam di awal sementara yang lain merasakan batuk dan pusing. Pada penderita yang memiliki penyakit bawaan (kormobid) juga merasakan gejala yang berbeda Karena perbedaan gejala ini lah para penderita Covid terbagi dalam 3 gejala yaitu ringan, sedang dan berat. Selama menjalani isoman di rumah kita harus dapat memantau kondisi kesehatan secara mandiri setidaknya dengan mengukur saturasi oksigen dan suhu tubuh secara periodik setiap hari. Tingkat saturasi normal berada di kisaran angka 95-100 sedangan suhu tubuh normal berada di angka 36. 

 Oximeter (mengukur saturasi oksigen), thermometer (pengukur suhu tubuh) dan oksigen medis menjadi 3 barang yang sangat penting yang harus siap sedia di rumah. Salah satu gejala yang muncul saat terpapar covid adalah sesak nafas, saat diukur dengan oximeter saturasinya akan menunjukkan angka dibawah 95 yang membuatnya kesulitan untuk mengambil oksigen dari udara. Kita membutuhkan oksigen medis untuk mengembalikan ke kondisi normal. Agar kebutuhan oksigen medis terpenuhi alangkah baiknya menyiapkan refill oksigen medis untuk berjaga-jaga. Apalagi beberapa waktu yang lalu pasokan oksigen medis sempat langka di pasaran. Rupanya tidak hanya oksigen medis, obat seperti paracetamol dan beberapa vitamin/suplemen sempat habis stoknya di apotek. Kebetulan di hari ke 5 isoman saya mendapatkan bantuan obat dan vitamin dari Puskesmas. 

Saya mengalami Covid-19 dengan gejala ringan. Demam sudah hilang di antara hari ke 4 – 5 disusul mulai anosmia (hilangnya kemampuan indra penciuman)  selama  dua hari, pilek dan batuk ringan. Gejala tersebut berangsur menghilang di hari ke 10 isoman. Karena saturasi normal di sekitar angka 98 jadi tinggal memastikan vitamin yang cukup dan istirahat agar segera pulih. Saya mengkonsumsi vitamin D, vitamin C dan zinc selama masa isoman. Setelah masa isoman rampung saya tetap mengkonsumsi multivitamin karena kadang mudah merasa lelah/letih jika beraktivitas terlalu banyak. Konon beberapa orang masih merasa mudah lelah setelah sembuh dari paparan Covid-19, katanya itulah yang disebut long covid. 

Terpapar Covid 19 membuat saya lebih aware dengan kondisi tubuh sendiri dan orang lain. Iya, seperti yang sudah dipaparkan melalui Sehatq Tanggap Covid-19 ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan yaitu melindungi diri sendiri (mencuci tangan, memakai masker dobel, menyemprotkan disinfektan), membatasi kontak langsung dengan orang lain/kerumunan dan melakukan vaksinasi. Menjaga daya tahan tubuh dan meningkatan imunitas juga menjadi bagian dari upaya melindungi diri sendiri dari Covid -19, salah satunya dengan mengkonsumsi multivitamin, berolah raga dan istirahat cukup. 

Sehatq platform pengelola kesehatan, kotak P3K digital


Di dunia serba online saat ini kita terbantu dengan hadirnya teknologi, tidak hanya menyediakan informasi tetapi benar-benar memenuhi kebutuhan (barang/obat/jasa)  terutama kesehatan. Sekarang kita dapat melakukan pencarian oksigen medis, laboratorium sampai membeli produk kesehatan dengan menggunakan satu aplikasi saja yaitu Sehatq. Sebagai platform pengelola kesehatan, Sehatq bagaikan kotak P3K digital dan sangat mudah diakses bisa melalui browser atau menginstal aplikasi. Kesehatan benar-benar menjadi prioritas buat semua orang saat ini. Salam sehat selalu. 

(foto judul by pixabay)

Komentar

  1. Aplikasi konsultasi dokter gratis yang paling banyak digunakan dan mendapatkan respon yang baik nih..

    Layanan Refill Oksigen dari SehatQ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bermanfaat sekali ya terutama untuk yang sedang isoman

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer